sopir dan kernek bus
supir dan kernek bus
Ibu lastri yang hendak pergi ke acara arisan temannya sedang menunggu bus di tepi jalan. Berhubung suami dan anaknya ada acara di luar kota, maka ia memutuskan untuk pergi sendiri. setelah menunggu cukup lama, akhirnya datanglah bus yang sedari tadi ditunggunya. Setelah bus berhenti tepat di hadapannya, bu pipit langsung menaiki bus tersebut.
kernek bus : “Ibu mau saya antar ke alamat mana?”
Bu pipit : “Perumahan asri jalan diponegoro nomor 4 ya pak”
Setelah bus berjalan, suasana tampak hening. Sopir bus dan kerneknya hanya terdiam menyetir sementara bu pipit sibuk bermain telepon genggam. Setelah bus berjalan cukup lama bu pipit menyadari bahwa bus berbelok ke jalan yang salah. Bu pipit yang hendak memberitahukan sopir lalu memegang pundak pak sopir sebagai isyarat agar pak sopir berhenti.
Akan tetapi pak sopir justru membanting setir ke arah kiri dan kanan hingga akhirnya menabrak trotoar jalan. Ketiganya mengalami luka ringan sampai akhirnya bu pipit bertanya pada sopir bus tersebut.
Bu pipit : “Mengapa bapak membanting setir hingga menabrak trotoar jalan?”
Sopir bus : “Maaf bu, saya sangat terkejut bu sebab ibu memegang pundak saya”
Bu pipit : “Loh kenapa sampai terkaget saya hanya mau memberitahukan bahwa arah jalan diponegoro nomor 4 harusnya belok kanan bukan belok kiri”
Sopir bus : “Maaf bu, ini hari pertama kami bekerja sebagai sopir taksi”
Bu pipit : “Memang sebelumnya kalian bekerja sebagai apa”
kernek bus : “kita jadi pembawa mobil jenazah bu”
Bu pipit akhirnya melanjutkan pingsannya.
Komentar
Posting Komentar